Kenalkan dulu, saya Sari background saya juga kesehatan. Saya ambil S2 dibidang PH dengan beasiswa Erasmus Mundus Scholarships dari European Union, angkatan 2008/2010, kebetulan ada adik kelas di program master saya yang belum selesai koas tp jg mendapat beasiswa tersebut, namun saya pikir ada faktor keberuntungan juga sebab saat itu dia masuk dlm reserve list dan kebetulan ada teman dokter saya yang masuk main list withdraw dari Erasmus sebab diterima beasiswa DAAD dr Jerman.
Kalo Ahmad mau bisa dicoba ini linknya :http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/results_compendia/selected_projects_action_1_master_courses_en.php
Namun persaingannya semakin ketat, berdasarkan bocoran dari teman-teman work experience juga masuk hitungan. Kalo untuk Fulbright baik master dan PhD sepertinya memang diperhitungkan work experience juga affiliasi, kebetulan saya juga baru saja dapat Fulbright untuk S3, dan saya pikir saya dapat sebab saya sekarang berprofesi sebagai dosen dan peneliti.
Nggak usah buru-buru Ahmad, saran saya nikmati dulu yang sekarang sambil terus meningkatkan nilai, setelah selesai cari work experience yang outstanding seperti PTT di luar jawa, atau jd volunteer kemanusiaan,semua yang bisa upgrade CV mu lakukan sekarang, ini kesempatannya. Oke dech gtu aja semoga sukses.
Dear all Apakah ada yang tahu perguruan tinggi di Indonesia yang bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri untuk program Magister Risk Management? Regards Amri __._,_.___
Dear Eunika, Kalau stay permit di salah satu negara Eropa biasanya itu dah sekalian Schengen, tapi coba tanya dulu Kedubes Italia di jakarta. Salam, Ronald EberhardDirectorate of Economic and Socio-Cultural TreatiesDirectorate General of Legal […]
Dear all, Saya sedang mencoba untuk mengejar beasiswa S2, jurusan Marketing, pertanyaan sy adalah :1. Apakah saya harus mendapatkan surat penerimaan dari univ yg saya tuju terlebih dahulu atau mengejar beasiswa terlebih dahulu ?2. Bagaimana […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB