Saya sedang dalam proses mendaftar salah satu Universitas di Swedia. Dalam persyaratannya, mereka mencantumkan bahwa di Bachelor degree, harus ada pelajaran tertentu minimal ‘misalnya’ 30 cr. Setelah saya search-search, ternyata di Swedia, setiap jenjang apapun, setiap semester mahasiswa harus mengambil 30 cr (tingkat Bachelor 180 cr selama 3 tahun, tingkat Master 120 cr selama 2 tahun). Sedangkan di Indonesia, setiap semester harus mengambil minimal 18 SKS, dimana 18 SKS saja sudah cukup berat mengerjakan tugasnya, apalagi kalau 30 SKS.
Oleh karena itu saya berkesimpulan kalau sistem “cr” di Eropa berbeda dengan sistem “SKS” di Indonesia. Apakah ada yang tahu apakah perbedaan sistem ini? Apakah ada yang tahu bagaimana konversi dari sistem “cr” ke sistem “SKS” ini?
Hallo hari, Untuk perbedaan Beasiswa Unggulan dan Beasiswa Utama saya kurang tau. Tapi saya saalah satu penerima Beasiswa Unggulan di FE Unpad. Menurut saya, kesempatan itu sangatlah besar karena saya sendiri fresh graduated dari universitas […]
PADANG – Sebanyak 16 mahasiswa Busan University Foreign Study Korea Selatan mempelajari Bahasa Indonesia selama Januari hingga Februari 2017 di Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat. “Selama sebulan mahasiswa tersebut akan belajar tentang pelafalan bahasa, pembelajaran […]
Di beberapa negara juga menyamakan antara D4 dengan S1. Yang mereka syaratkan biasanya undergraduate 4 years. Saya juga dari D4 dan mendapatkan beasiswa ke aussie. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB