Saya sedang dalam proses mendaftar salah satu Universitas di Swedia. Dalam persyaratannya, mereka mencantumkan bahwa di Bachelor degree, harus ada pelajaran tertentu minimal ‘misalnya’ 30 cr. Setelah saya search-search, ternyata di Swedia, setiap jenjang apapun, setiap semester mahasiswa harus mengambil 30 cr (tingkat Bachelor 180 cr selama 3 tahun, tingkat Master 120 cr selama 2 tahun). Sedangkan di Indonesia, setiap semester harus mengambil minimal 18 SKS, dimana 18 SKS saja sudah cukup berat mengerjakan tugasnya, apalagi kalau 30 SKS.
Oleh karena itu saya berkesimpulan kalau sistem “cr” di Eropa berbeda dengan sistem “SKS” di Indonesia. Apakah ada yang tahu apakah perbedaan sistem ini? Apakah ada yang tahu bagaimana konversi dari sistem “cr” ke sistem “SKS” ini?
April 11, 2012adminBerita KampusComments Off on [beasiswa] [Butuh Info] Mohon Pendapat tentang Vrije Universiteit Brussel dan Flinders University
Dear milister, Saya mohon pendapat teman-teman yang mungkin punya pengalaman atau pengetahuan mengenai Vrije Universiteit Brussel dan Flinders University. Saya ingin mengambil program master di bidang kependidikan, tetapi lebih tepatnya yang ke arah professional education. […]
Hallo Mbak Olivia dan Esty, saya alumni MIDE tahun 2005, waktu itu sempat mencoba keberuntungan dengan mendaftar beasiswa DAAD tapi gagal.Akhirnya dapat dari sumber lain dengan syarat yang cukup berat: harus bisa bahasa Jerman […]
Dear Friends, Apa ada yang bisa beri info biaya hidup di bangkok (basically untuk makan dan minum)? Apa 5000-6000 baht/bulan cukup untuk makan dan minum (tidak termasuk akomodasi) di bangkok? terima kasih. Mario __._,_.___
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB