Saya sedang dalam proses mendaftar salah satu Universitas di Swedia. Dalam persyaratannya, mereka mencantumkan bahwa di Bachelor degree, harus ada pelajaran tertentu minimal ‘misalnya’ 30 cr. Setelah saya search-search, ternyata di Swedia, setiap jenjang apapun, setiap semester mahasiswa harus mengambil 30 cr (tingkat Bachelor 180 cr selama 3 tahun, tingkat Master 120 cr selama 2 tahun). Sedangkan di Indonesia, setiap semester harus mengambil minimal 18 SKS, dimana 18 SKS saja sudah cukup berat mengerjakan tugasnya, apalagi kalau 30 SKS.
Oleh karena itu saya berkesimpulan kalau sistem “cr” di Eropa berbeda dengan sistem “SKS” di Indonesia. Apakah ada yang tahu apakah perbedaan sistem ini? Apakah ada yang tahu bagaimana konversi dari sistem “cr” ke sistem “SKS” ini?
Dear Mas Ahmad,Sepengalaman saya kebanyakan univ di luar negeri justru hanya menerima hasil yang dikirim online dari ETS (tidak memerlukan hard copy) Pada waktu sebelum test ibt kan bisa memasukkan bbrp univ tujuan sehingga ets […]
[Attachment(s) from kusuma wardhani included below] Halo, coba liat di FAQ nya, saya attach. Ada pertanyaan yang seperti itu, cekidot! — On Mon, 3/26/12, White Holigan wrote: From: White Holigan Subject: Bls: [beasiswa] [Butuh Info] […]
Biasanya di pertengahan juni – juli nanti singapore buka asean scholarship 🙂http://www.moe.gov.sg/education/scholarships/asean/ Sent from my BlackBerry®powered by Sinyal Kuat INDOSAT —–Original Message—–From: “puthyazurah” Sender: [email protected]: Tue, 28 Aug 2012 06:48:49 To: Reply-To: [email protected]: [beasiswa] [butuh […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB