hai para milister, saya punya pertanyaan nih seputar beasiswa fullbrgiht, salah satu syarat program tersebut saya dengar2 harus memiliki pengalaman kerja kurang lebih 2 tahun, yang menjadi pertanyaan:
1.bagaimana bila seorang freshgraduate s1 belum memiliki pengalaman kerja sama sekali ingin apply program fullbright master degree program dikarenakan orang tersebut direkomendasikan oleh ketua jurusan dari universitas taempat dia mengmbil s1 untuk menjadi dosen nantinya disana maka dari itu dia butuh title s2, apakah orang tersebut memiliki kesempatan untuk menjadi kandidat program tersebut?
2.apakah peluang fullbright master degree terbuka lebih besar untuk para kandidat yang di calonkan untuk menjadi dosen?
3.apakah bisa misalkan seseorang tersebut lulusan s1 fisika dan apply program fullbright master degree untuk jurusan engineering, misalkan jurusan engineeringnya itu seperti material and science engineering or system engineering?
mungkin hanya itu yang saya ingin tanyakan, karena setelah saya fikir2 saya bingung juga untuk mencari jawaban dari pertanyaan tersebut dengan logika saya, maka dari itu saya butuh pengalaman dan pendapat dari teman2 milister sekalian. thanks
Hmm terbuka banyak peluang kok Anis. Kalo mau keluar dengan beasiswa yang cukup umum biasanya ke Singapura (NTU atau NUS) atau ke Jepang (monbukagakusho). Atau mungkin negara lainnya. Selamat mencari! From: anis To: [email protected] Sent: […]
pengumumannya lewat email masing2 peserta, itu sekitar awal september kemarin, beasiswa NZ-aid meliputi biaya kuliah, biaya hidup, penelitian dan biaya untuk pulang ke negara asal setahun sekali, saya juga sudah coba apply tapi sepertinya tahun […]
Hi RV, Singkat kata, transfer PhD antar uni di UK memungkinkan; yang saya tahu terutama jika supervisor kita –misalnya– pindah tempat kerja ke uni lain di UK, kita bisa ‘ngikut’ supervisor kita tersebut. Cuman memang […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB