Saya ada teman di kampus yang asalnya dari UGM dan ke Kyudai untuk menganalisis sampel-sampelnya. Jadi dia mengambil data di Indonesia tapi mengolahnya di Kyudai karena di Indonesia tidak ada alatnya. Mungkin kamu bisa seperti itu juga. Jadi nanti di universitas tujuan status kamu sebagai research student (sekitar 6 bulanan). Setahu saya, kebanyakan kasus akan seperti itu. Jadi bukan berarti kamu mengambil data dan menganalisis di luar negeri tapi hanya ikut menganalisis saja di luar negeri. Kalau ingin mengikuti jalur seperti itu, banyak beasiswa untuk research student. Kalau ke Jepang, ada Monbukagakusho untuk research student. Tapi yang paling penting kamu harus mengontak salah satu sensei di universitas Jepang yang akan jadi pembimbing kamu di Jepang. Lebih bagus kalau misalnya pembimbing kamu di Indonesia kenal atau tahu sensei tersebut jadi kerjasamanya akan lebih enak.
— Regards,
Brenda Ariesty Kusumasari ブレンダ アリエスティ クスマサリ Economic Geology Laboratory Department of Earth Resource Engineering Graduate School of Engineering Kyushu University Ito Campus Japan
Menurut saya, beasiswa Stuned memang diprioritaskan untuk candidate dari 46 instansi mitra kerja, perempuan dan berdomisili di luar jawa terutama Indonesia Timur. Namun jangan kalah dengan saya mbak Lenti, saya ini berjenis kelamin laki-laki, berdomisili […]
dear all, adakah yang punya info pendaftaran summer school dengan full scholarship? saya lagi mencari kegiatan yang bermanfaat di sekitar bulan juni-juli tahun ini. interested in : Master courses; subejct : law/ political science/ research […]
Halo mas Wahyu, Dulu saya bisa extend offer letter dari ANU selama 1 semester. Yang penting adalah komunikasi dengan admission office dan ceritakan secara jujur kondisi yang membuat anda meminta extension. best, tua — In […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB