Saya ada teman di kampus yang asalnya dari UGM dan ke Kyudai untuk menganalisis sampel-sampelnya. Jadi dia mengambil data di Indonesia tapi mengolahnya di Kyudai karena di Indonesia tidak ada alatnya. Mungkin kamu bisa seperti itu juga. Jadi nanti di universitas tujuan status kamu sebagai research student (sekitar 6 bulanan). Setahu saya, kebanyakan kasus akan seperti itu. Jadi bukan berarti kamu mengambil data dan menganalisis di luar negeri tapi hanya ikut menganalisis saja di luar negeri. Kalau ingin mengikuti jalur seperti itu, banyak beasiswa untuk research student. Kalau ke Jepang, ada Monbukagakusho untuk research student. Tapi yang paling penting kamu harus mengontak salah satu sensei di universitas Jepang yang akan jadi pembimbing kamu di Jepang. Lebih bagus kalau misalnya pembimbing kamu di Indonesia kenal atau tahu sensei tersebut jadi kerjasamanya akan lebih enak.
— Regards,
Brenda Ariesty Kusumasari ブレンダ アリエスティ クスマサリ Economic Geology Laboratory Department of Earth Resource Engineering Graduate School of Engineering Kyushu University Ito Campus Japan
Unit Usaha Otonom Penyelenggara Tes (UUO PT)Gd. Diklat BappenasJl. Proklamasi No. 70 Jakarta 10320Telp. (021) 3911627 Fax. (021)3911626 lama keluarnya klo tidak salah 1-2 minggu. salam,Brigita 2012/1/31 Wuri Virgayanti Dear Mas/Mbak semua… maaf mau […]
Dear Milister yang baik, Saya Desinta, mw bertanya tentang Registrasi BU DIKTI 2012. Saya pernah mendaftar ke www.dikti.go.id/bu tapi belum tuntas karena koneksi internetnya gagal waktu itu, waktu saya mw mendaftar lagi, disitu bunyinya : […]
halo, sekolah musik di Eropa yang saya tahu hanya HMFT (Hochschule für Musik und Tanz) di Köln Jerman. Hochschule itu kira2 sama dengan universitas namun fokusnya lebih ke praktek dibanding teori. yang saya tahu banyak […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB