Kalo pengalaman saya dulu, item medical chek-up itu ditentukan sama si pemberi beasiswa (kebetulan saya dpt monbusho). Setelah proses rekrutmen selesai, mrk ksh dokumen medical check up utk kita, nah berdasarkan dokumen itu lah kita dtg ke lab kesehatan. dulu sih kalo saya itemnya itu ttg paru2, thorax, mata, cek darah, kira2 habis 250rb kalo ga salah di Cito lab.
Dear all. Nama saya Luluk. Saya berencana melanjutkan studi ke Belgia dengan beasiswa VLIRUOS di Ughent jurusan Hunu. Akan tetapi ada hal yg saya msih bingungkan : Di web vlir batas deadline pengiriman adalah 1 […]
Mohon bantuannya, saya ingin mendaftar beasiswa Fullbright 2012 untuk mengambil MBA. Tetapi sejak Agustus 2010 saya telah bergabung dengan Bank BRI dan saat ini aktif bekerja sebagai Priority Banking Officer di BRI Prioritas. Berdasarkan […]
Saya dulu kuliah di ITB tanpa bayar SPP sepeserpun dari awal masuk sampe lulus, saya termasuk orang yang tidak mampu. Awal pemikiran saya sama, ITB, kampus negri paling mahal di indonesia. Tapi setelah masuk, betapa […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB