Kalo pengalaman saya dulu, item medical chek-up itu ditentukan sama si pemberi beasiswa (kebetulan saya dpt monbusho). Setelah proses rekrutmen selesai, mrk ksh dokumen medical check up utk kita, nah berdasarkan dokumen itu lah kita dtg ke lab kesehatan. dulu sih kalo saya itemnya itu ttg paru2, thorax, mata, cek darah, kira2 habis 250rb kalo ga salah di Cito lab.
Hi kawan, Terima kasih sebelumnya untuk jawaban atas pertanyaan saya ttg beasiswa STUNED. Siap, saya akan coba berjuang. Semoga ada rejeki. Teman saya juga ada yg menyarankan untuk mencoba Erasmus Mundus, dan kebetulan saya menemukan […]
Dear millisters, Saya berencana melamar program m.phil di cuhk (beasiswa fellowship), dua-duanya institusi pendidikan di Hongkong, setelah menyelesaikan pendidikan s-1 dalam teknik elektro pada salah satu ptn di bandung dan akan diwisuda pada 29 oktober […]
Halo Gaby, teman saya dulu mendaftar salah satu program master Erasmus Mundus dengan TOEFL ITP dan lolos (tahun 2007) tetapi kemudian diminta untuk mengikuti tes TOEFL yang diakui secara internasional. Tahun berikutnya, program tsb tidak […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB