Saya kira tidak perlu karena dgn adanya cap asli/ttd dr pihak kampus pd translated dokumen sudah menandakan bhw dokumen tersebut sah dan diterjemahkan apa adanya (tnp mengubah nilai, predikat, dsb dlm ijazah tsb). *hasil yg sama yg bakal kita dapetin klo pake sworn translator ini sih* 😛
Fyi, bahkan terjemahan dr kampus mungkin lebih diterima drpd yg diterjemahkan sworn translator karena yg dr kampus tentu saja sifatnya lebih Official (resmi). Contohnya beasiswa Fulbright, utk para kandidat yg lulus tahap interview, mereka diminta mengirimkan ijazah versi b.ing. Dan untuk hal tersebut, lebih ditekankan bagi mereka agar mengirim ijazah b.ing yg dikeluarkan oleh universitas, bukan hsl terjemahan pihak luar.
Lagian, sworn translator lmyn mahal menurut saya, hehe, per lembar aja 75-100rb. mendingan pake yg udah di-issue kan sama univ. 🙂
sebenarnya banyak peluang untuk bisa berjuang mendapatkan beasiswa ke LN, yang penting bahasa inggrisnya KUAT ya… dan mungkin info beasiswa berikut bisa dilihat : http://scholarnews.info/category/undergraduate/ From: la To: [email protected] Sent: Thursday, May 31, 2012 12:57 […]
Dear rekan mailist beasiswa, Saya berencana untuk apply beasiswa IPRS di Australia. Saat ini saya sudah dapat response positive dari dua potential supervisor dari dua universitas berbeda (satu dari Queensland, satu dari Melbourne). Saya ingin […]
Hmm terbuka banyak peluang kok Anis. Kalo mau keluar dengan beasiswa yang cukup umum biasanya ke Singapura (NTU atau NUS) atau ke Jepang (monbukagakusho). Atau mungkin negara lainnya. Selamat mencari! From: anis To: [email protected] Sent: […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB