Saya kira tidak perlu karena dgn adanya cap asli/ttd dr pihak kampus pd translated dokumen sudah menandakan bhw dokumen tersebut sah dan diterjemahkan apa adanya (tnp mengubah nilai, predikat, dsb dlm ijazah tsb). *hasil yg sama yg bakal kita dapetin klo pake sworn translator ini sih* 😛
Fyi, bahkan terjemahan dr kampus mungkin lebih diterima drpd yg diterjemahkan sworn translator karena yg dr kampus tentu saja sifatnya lebih Official (resmi). Contohnya beasiswa Fulbright, utk para kandidat yg lulus tahap interview, mereka diminta mengirimkan ijazah versi b.ing. Dan untuk hal tersebut, lebih ditekankan bagi mereka agar mengirim ijazah b.ing yg dikeluarkan oleh universitas, bukan hsl terjemahan pihak luar.
Lagian, sworn translator lmyn mahal menurut saya, hehe, per lembar aja 75-100rb. mendingan pake yg udah di-issue kan sama univ. 🙂
Anda sudah coba ITB?? di ITB ada program desain. Kalau tidak salah ada jurusan Desain murni, desain kriya, desain informasi. Saya kurang tahu detailnya tapi ada bisa googling utk info lebih lengkap nya. ITB juga […]
Untuk rekan2 yang ingin mengikuti seleksi beasiswa dari pemerintah Perancis (BGF) dan ingin sukses mendapatkannya, silahkan baca tips2 yang ditulis oleh seorang rekan yang sudah pernah mendaptkannya di tautan ini. http://www.mytravelnotes.web.id/2011/11/oot-tips-meraih-beasiswa-ke-luar-negeri-perancis-part-i/ http://www.mytravelnotes.web.id/2011/11/tips-meraih-beasiswa-ke-luar-negeri-perancis-part-ii/ Selamat mencoba. Salam […]
Perlu dipahami bahwa melanjutkan kuliah hukum dengan kualifikasi master (LL.M) di Amerika Serikat adalah suatu proses yang didasari oleh keinginan untuk transfer of knowledge and experiences dari nilai-nilai budaya hukum di negara Paman Sam. Pada […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB