saya salah satu penerima beasiswa unggulan BPKLN Diknas tahun 2010, saat ini saya sedang menjalani sandwith programe di malaya university, kuala lumpur , malaysia. pihak BU berjanji akan menanggung living cost selama kita disini, tetapi sudah 3 bulan living cost tersebut belum turun atau dtransfer, selain itu kemaren saya mengikuti international conference di manila juga atas biaya akomodasi BU, dan samapi sekarang juga belum diganti, padahal saya sudah menandatangi semua persyaratan. apakah ada teman2 yang senasib dengan saya? lalu apa yang harus saya lakukan, sayaz sudah mencoba menghubungi pihak BU tetapi tidak mendapatkan kejelasan. thank
Fulbright biasany sdh ada sejak bulan februari dan deadline pengumpulan berkasny adlh akhir april. u teknik ada program spt fulbright master science and technology initiative program. untuk jumlahny sekitar US$30000 an itu u tuition fee […]
Mengenyam kuliah pascasarjana di negeri jiran Malaysia tampaknya menjadi tujuan baru sebagian pelajar di tanah air. Belakangan, pendidikan di Malaysia mengalami perkembangan yang signifikan. Mumpung ada yang gratis, Anda bisa mencoba beasiswa yang ditawarkan pemerintah Malaysia […]
Nugroho, sepemahaman sy, ‘issuing country’ adalah negara yang mengeluarkan/menerbitkan paspor Indonesia anda. Jadi mestinya ‘KBRI Hanoi’ atau ‘Konsulat RI-Saigon’ paramita From: Nugroho Setyo To: “[email protected]” Sent: Thursday, July 26, 2012 8:17 PMSubject: [beasiswa] […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB