Bagi sebagian mahasiswa, kuliah sambil kerja bukan lagi sebuah pilihan, tapi kewajiban.
Emang sih, secara benefit, kuliah sambil kerja banyak banget manfaatnya. Selain bisa menambah pengalaman dan penghasilan, kita juga bisa punya network profesional yang luas.
Namun, kalo nggak pinter-pinter menyikapi beban kerja, bukan benefit yang didapat. Kuliah bisa berantakan. Ujung-ujungnya, harus berhenti di tengah jalan. Wah, sayang banget ya kalo sampai harus drop out. Nah, biar nggak jadi korban, berikut yang harus dilakukan kalau kamu mau kuliah sambil kerja.
Komitmen
Ini yang paling penting. Seringan apapun beban kerja dan kuliah, kalo nggak komit sudah pasti akan berantakan. Sebaliknya, kalo punya komitmen yang kuat, beban seberat apapun pasti bisa kelar.
Namanya juga kuliah sambil kerja, so pasti kamu punya beban dobel dari mahasiswa biasanya. Jadi nggak heran kalo kamu nanti lebih capek, lebih padet jadwal, dan lebih mudah “stres”. Kalo kamu bukan tipe orang yang bisa komit, mending nggak usah ambil risiko.
Bagi waktu
Ini kunci kedua biar sukses kuliah sambil kerja. Atur jadwal sebaik mungkin agar nggak mengganggu satu sama lain. Jangan pernah menunda aktivitas kalo memang sudah terjadwal. Semborono berarti petaka.
Mencicil
Nggak hanya utang piutang, kuliah sambil kerja juga berlaku sistem mencicil. Mulailah mencicil tugas sedikit demi sedikit sebelum deadline. Selain mengurangi beban, ini untuk menghindari jika terjadi sesuatu di luar prediksi seperti sakit dan lembur. Relakan waktu libur kerja sebagai hari “belajar nasional”.
Teman belajar
Sebagai makhluk sosial, sudah pasti kamu butuh teman. Nggak ada salahnya meminta bantuan sahabat sebagai partner dalam belajar. Kamu bisa membalas budi baik mereka dengan cara mentraktir. Kan sudah kerja, pasti punya uang dong?
Koordinasi
Akan sangat membantu jika dosen tahu kalo kamu kuliah sambil kerja. Asalkan, kamu tetap semangat kuliah. Dosen juga manusia, mereka pasti bisa memaklumi aktivitas padat kita. Yang penting jangan sampai terlihat bermalas-malasan.
Dear teman2 milis, Saya murid kelas 3 SMA, 1 tahun lagi saya akan melanjutkan kuliah. Saya ingin sekali mendapatkan beasiswa ke luar negeri, apa teman2 ada yang tau link-link untuk pendaftaran beasiswa ke luar negeri? […]
Dear Pak Saleh. Dulu saya sempat dilema juga, namun akhirnya saya menjalani keduanya. Sy memilih bekerja dan kuliah ekstensi S2. Mungkin kasusnya, jika Pak Saleh memang berminat kuliah keluar negeri, maka tak ada salahnya mengumpulkan […]
Perbedaaan tarif BOP-Berkeadilan (BOP-B) dan BOP-Pilihan (BOP-P) dapat anda lihat pada tabel berikut ini : Tarif BOP-B Tarif BOP-P Sumber gambar dan informasi : http://www.ui.ac.id/ 2. Biaya Kuliah Program Sarjana (S1) Non Reguler Program Sarjana Non Reguler […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB