Pada dasarnya surat rekomendasi harus dikeluarkan oleh orang yang mengerti tentang kemampuan anda, bisa dari pembimbing skripsi, dosen atau atasan. Jika tidak ditentukan oleh universitas/beasiswa berarti siapa saja bisa menjadi pemberi rekomendasi.
Untuk isinya bebas, tapi beberapa lembaga mensyaratkan poin2 tertentu yg harus dipenuhi. Nah surat rekomendasi ini umumnya harus dimasukkan dlm sealed envelope yg ditandatangani di sealnya, jadi tidak bisa digunakan berulang kali. Jika ingin melamar beberapa program, lebih baik meminta beberapa surat rekomendasi yg spesifik.
Semoga sukses….
Regards,
Hari
From: nen’z To:[email protected] Sent: Tuesday, January 31, 2012 6:56 PM Subject: [beasiswa] [ butuh info ] isi surat rekomendasi
Dear rekan-rekan sekalian, mohon info untuk surat rekomendasi itu isinya bagaimana? Apakah harus dari profesor atau boleh dengan dosen atau pembimbingn skripsi? Untuk keperluan aplikasi pengajuan beasiswa bolehkah dibuat umum dalam arti tidak dicantumkan kepada siapa surat rekomendasi itu dibuat? Maksud saya jika sifatnya umum jadi boleh dipakai berulang kali dalam pengajuan beasiswa. Mohon pencerahannya. Terima kasih..
Dear novriyanto, Menurut mba rowena rompas, pengumuman antara minggu ke3 dan minggu ke4 bulan april ini. Sy email mba rowena kira2 awal april utk menanyakan kapann kira2 pengumuman, krn wktu itu sy diberitahu bahwa pengumumannya […]
Sedikit menjawab: Kebetulan sy tahun kemarin lolos beasiswa Dikti,namun tidak diambil krn sdh diterima terlebih dahulu dgn beasiswa lain. Beasiswa Dikti ke LN khusus diperuntukkan untuk dosen baik di PTN maupun PTS (dosen Kopertis atau […]
Assalamu’alaikum..Rekan-rekan dan kakak-kakak, Adakah dari kakak-kakak sekalian yang mendapatkan beasiswa Totalmaster scholarship? Saya mendapat panggilan FGD sebagai salah satustep seleksi. Bolehkah saya minta sharing pengalaman kakak-kakaksekalian tentang apa yang biasanya dijadikan topik FGD tersebut? Kalau […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB