Dear Mas Ahmad, Sepengalaman saya kebanyakan univ di luar negeri justru hanya menerima hasil yang dikirim online dari ETS (tidak memerlukan hard copy)
Pada waktu sebelum test ibt kan bisa memasukkan bbrp univ tujuan sehingga ets bisa mengirimkan hasil kita langsung ke univ tsb secara free.
Setelah test, kalau tidak salah bisa mengirimkan ke univ tapi ets mengenakan biaya.
Coba di cek ke admission office nya univ yang dituju, kalau memang belum secara online aplikasinya, saran saya di print saja tampilan web hasil ibt nya. Or better di email ke admission officer nya, bagaimana solusi terbaiknya.
Dear Milisters yang saya hormati, Saya ingin bertanya tentang beasiswa master full scholarship yang ditawarkan oleh Dikti (Kemendiknas?). Saya mendengar ada beasiswa yang tidak mensyaratkan penerimanya untuk menjadi dosen terlebih dahulu atau calon dosen di […]
November 25, 2011adminBerita KampusComments Off on [beasiswa] [butuh info] Research Fellowship untuk mahasiswa S2 bidang Engineering di Asia
Assalamualaikum WR. WB. Teman-teman, kenalkan saya Ella mahasiswa S2 Rekayasa Transportasi ITB.Saya ingin bertanya apakah ada yang punya info mengenai research fellowship di bidang tansportasi atau engineering (civil engineering)dengan durasi < 6 bulan di negara-negara […]
cmiiw, tapi sejauh yang saya tau belum ada kasus mahasiswa itb DO karenaga bisa bayar uang kuliah.Di kampus banyak sekali beasiswa yang bisa di daftar, mulai darineed-based (ekonomi, ikatan alumni) dan merit-based.Bahkan kalau tidak salah […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB