Terima kasih banyak Fawwaz dan Melur. Selama ini saya mencoba mengkontak diknas lewat email, tapi tidak dibalas-balas. Saya justru jadi tahu banyak lewat kalian.
Saya sekarang sedang mendaftar yang dari Diknas untuk lanjut S2 di Utrecht, Belanda. Untuk surat referensi dari dosen universitas yang dituju, walau tidak diminta, tapi syukurlah, saya telah mengkontak salah satu dosen di sana, dan dia mau menuliskan surat referensi untuk saya.
Untuk Melur, setelah mengirim semua berkas pendaftaran, apakah ada wawancara? Jika tidak, bagaimana cara mereka menilai motivasi di balik keinginan kita untuk lanjut studi di sana? Apakah semuanya itu harus dituangkan ke dalam proposal studi? Ataukah ke dalam surat pengantar (surat permohonan yang harus ditujukan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri KEMDIKNAS)?
Selain itu, Melur, bolehkah saya lihat kepala surat pengantar Anda seperti apa, supaya saya tidak salah menuliskannya?
Sekian dulu. Semoga sukses selalu dalam studinya, Fawwaz dan Melur.
Saya kebetulan dpt beasiswa ini utk melanjutkan studi S2 ke Inggris (on progress) -_-
1. Utk kasus saya yg ambil BU diknas,saya tdk terikat dgn instansi apapun utk mendptkan beasiswa ini
2. A. Surat rekomendasi dr profesor di universitas yg dituju rasanya blm wajib dicantumkan utk tahap ini.
B. surat ini untuk kasus saya juga tidak, kecuali mungkin kalau anda mau ambil program dikti ya.. Nih ada teman seasrama saya dari indonesia jg tapi ambil program dikti (beasiswa full tuition fee plus living cost) nah dia harus mengabdi jd dosen setelah selesai masa studi selama 2n + 1 (misal masa studi setahun jd 2.1 + 1 = 3 thn jd dosen,begitu katanya
C. TPA setahu saya jg tdk harus, setidaknya utk kasus saya. Yg cukup krusial adalah tes bahasa inggris yaitu TOEFL atau IELTS
D.sertifikat UKBI jg tidak saya cantumkan pd saat pendaftaran dan oke2 aja tuh Alhamdulillah tembus ;p
3. Ya,kirim saja semuanya langsung
4. Baik pula utk kirim secara manual atau sampaikan langsung ke gedung C depdiknas (samping ratu plaza)
5. Proposal saya sih dalam bahasa indonesia, justru lebih jelas maksud dan tujuan kita apa bila ingin menuntut ilmu di luar negeri. Begitu
Good luck
Sent from my iPad
On Dec 12, 2011, at 9:29 AM, “canis_boyz” <[email protected]> wrote:
Dear all,
Saya ingin bertanya tentang program beasiswa unggulan S2 yang diadakan oleh Diknas (yang tenggatnya sampai tanggal 31 Desember). Adakah yang pernah mendapatkan beasiswa ini untuk lanjut studi ke luar negri?
2) Apakah dokumen-dokumen berikut diperlukan, khususnya jika ingin mendaftar ke luar negri:
a) surat rekomendasi dari instansi yang terkait atau dosen (Professor/Doktor) dari perguruan tinggi yang dituju. Isi menyetujui pelamar untuk mengajukan permohonan beasiswa dan jaminan ybs dapat menyelesaikan studinya tepat waktu
b) surat pemberdayaan dari instansi yang mengusulkan, artinya bila sudah selesai perkuliahan pelamar akan melakukan aktfitas pengabdian sebagai konsekuensi pemberian rekomendasi. (ini alasan saya menanyakan pertanyaan nomor 1)
c) Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 450 atau yang sederajat dan diakui oleh perguruan tinggi yang dituju
d) Sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)
3) Saya sedang mendaftar secara online di situs http://buonline.beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id/. Situs itu hanya meminta saya melampirkan LoA dan proposal studi. Apakah saya langsung saja kirim semua dokumen yang diperlukan ke Diknas berbarengan dengan pendaftara online?
4) Apa saya masih harus mengirim formulir pendaftaran beasiswa unggulan secara manual?
5) Apakah resume dan proposal studi boleh dalam bahasa Inggris?
Sekian dulu pertanyaan saya. Maaf jika saya bertanya terlalu banyak. Terima kasih.
kalo yang saya pahami dr pedoman hanya n+1 (3th to s2) Dari: “[email protected]” Kepada: [email protected] Dikirim: Jumat, 14 September 2012 6:31Judul: [beasiswa] [Butuh Info] Masa Kontrak Kerja Beasiswa Unggulan Dikti Dear Millister Selamat pagi,Saya ingin […]
Saya dulu kuliah di ITB tanpa bayar SPP sepeserpun dari awal masuk sampe lulus, saya termasuk orang yang tidak mampu. Awal pemikiran saya sama, ITB, kampus negri paling mahal di indonesia. Tapi setelah masuk, betapa […]
January 4, 2012adminBerita KampusComments Off on [beasiswa] [Butuh info] beasiswa MPH (master of public health) di US, Inggris, Australia.
Saya ahmad mujiburrahim, saya duduk di semester 7 fakultas kedokteran Unsyiah, Banda Aceh, Aceh. Saya memiliki niat untuk mengambil MPH sebelum KoAS dan melanjutkan KoAS untuk mendapat gelar dokter stelah kembali dari S2,,Apakah itu baik?? […]
Pusat Informasi Universitas Swasta Indonesia | Undira | USI | UPM | USB